SD PANGUDI LUHUR ST. YUSUP
SD Pangudi Luhur St. Yusup - Jalan Mataram 874 Semarang, Jawa Tengah - Indonesia  Telp. 024 8315988
Selasa, 23 Oktober 2018  - 1 User Online  
BERANDABUKU TAMUHUBUNGI KAMI 



PROFIL
TATA TERTIB SD PANGUDILUHUR ST. YUSUP SEMARANG

Tata Tertib

Sekolah Dasar Pangudi Luhur Santo Yusup

 

  1. A.  Tujuan
    1. Mewujudkan suasana kondusif agar kelangsungan/kelancaran proses belajar mengajar di sekolah terjamin.
    2. Mengembangkan disiplin diri (self discipline) dan sikap mandiri dalam diri setiap siswa.
    3. Menciptakan suasana kerjasama dalam melakukan kegiatan belajar mengajar serta kegiatan kependidikan lainnya.

 

  1. B.  Prinsip

Peraturan dan tata tertib sekolah merupakan alat bantu bagi siswa dalam mencapai cita-cita dan tujuan siswa sendiri dalam suasana dan semangat kebersamaan. Dengan menaati peraturan dan tata tertib sekolah secara bijaksana, kelancaran hidup dan belajar di sekolah akan terlaksana dengan baik pula.

Oleh karena itu, beberapa hal berikut ini perlu diperhatikan:

 

  1. 1.      Waktu Pembelajaran:

Hari

        Kelas

Masuk

Pulang

Senin-Kamis

I

06.45

10.00

II

10.10

13.25

III

06.45

12.45

IV- VI

06.45

12.45

Jumat

I

06.45

09.45

II

10.10

12.25

III-IV

06.45

11.35

V – VI

06.45

12.10

Sabtu

I

06.45

09.35

II

06.45

09.45

III

06.45

10.10

IV- VI

06.45

10.10

 

  1. 2.      Pembelajaran di kelas:
    1. Pelajaran pada jam pertama di awali dengan Doa Sebelum Pelajaran.
    2. Pelajaran pada jam terakhir ditutup dengan Doa Sesudah Pelajaran.
    3. Setiap pukul 12.00 WIB siswa berdoa Malaikat Tuhan.
    4. Siswa sangat dianjurkan untuk tidak keluar masuk kelas selama proses pembelajaran berlangsung.

 

  1. 3.      Keterlambatan:
    1. Siswa hadir di sekolah selambat-lambatnya 15 menit sebelum pelajaran di mulai.
    2. Siswa dinyatakan terlambat apabila pada saat tanda dimulainya pembelajaran sudah dibunyikan, siswa belum berada di dalam kelas.
    3. Siswa yang datang terlambat pada jam pertama diberi toleransi sampai dengan 15 menit. Siswa diperkenankan masuk ke kelas dengan menunjukkan surat keterlambatan yang ditandatangani oleh petugas ketertiban.
    4. Apabila siswa datang terlambat melebihi 20 menit setelah tanda waktu dimulainya pembelajaran, siswa tidak diijinkan mengikuti pelajaran pada jam pertama dan belajar secara mandiri di ruang perpustakaan.
    5. Siswa mendapat toleransi keterlambatan sampai jam pelajaran kedua. Apabila siswa terlambat pada jam pelajaran ketiga, maka siswa dipulangkan dan dijemput oleh orang tua/wali.
    6. Apabila siswa terlambat masuk yang direncanakan, orang tua/wali harus memberitahukan sebelumnya dan diberikan toleransi sampai dengan jam ketiga.

 

  1. 4.      Ulangan dan absen ulangan:
    1. Siswa yang absen mengikuti ulangan hendaknya memberitahukan kepada guru pengampu pelajaran/guru kelas.
    2. Apabila tidak mengikuti ulangan tanpa suatu alasan yang logis dan sah menurut sekolah, siswa tidak berhak memperoleh kesempatan untuk menempuh ulangan susulan dan dianggap telah mengikuti ulangan tersebut dengan hasil nol (0)
    3. Apabila siswa tidak berusaha menempuh ulangan susulan sesuai waktu yang telah disepakati, siswa dianggap gagal dan akan diberi nilai nol.
    4. Siswa yang datang terlambat mengikuti ulangan pada jam pelajaran 1, diperbolehkan masuk untuk mengikuti ulangan tanpa perpanjangan waktu.
    5. Penilaian Harian diadakan tidak lebih dari dua mata pelajaran per harinya.
    6. Siswa berhak menerima kembali hasil ulangannya untuk mengadakan evaluasi diri selambat-lambatnya sebelum ulangan berikutnya.
    7. Siswa dilarang untuk melakukan kecurangan dalam bentuk apapun ketika ulangan, seperti mencontek dan bekerja sama, pada saat ulangan. Apabila siswa melakukan hal ini, akan diberi nilai nol, dan tidak mendapat  kesempatan untuk perbaikan. Yang dimaksud menyontek adalah melihat catatan/contekan yang dapat berbentuk tulisan atau elektronik, melihat pekerjaan teman, menanyakan/memberikan jawaban dalam bentuk apapun, dan kegiatan sejenisnya.

 

  1. 5.      Kegiatan Ekstrakurikuler:
    1. Kegiatan ekstrakurikuler merupakan satu wadah untuk memfasilitasi pengembangan diri siswa serta menjadi bagian yang tak terpisahkan dari keseluruhan layanan pendidikan di SD PL Santo Yusup.
    2. Setiap siswa wajib mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang ditetapkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib oleh SD PL Santo Yusup, yaitu : Bahasa Inggris, komputer, dan pramuka.
    3. Setiap siswa wajib mengikuti sekurang-kurangnya satu kegiatan ekstrakurikuler pilihan yang diselenggarakan oleh SD PL Santo Yusup.
    4. Setiap siswa wajib memenuhi kebutuhan administrasi/uang kegiatan apabila mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bahasa inggris, komputer, seni tari, tae kwon do, bulu tangkis, sempoa, dan atau bahasa mandarin.
    5. Keikutsertaan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler ini dilaksanakan oleh setiap siswa dengan penuh tanggung jawab, tekun, dan konsisten demi perkembangan pribadinya.

 

 

  1. 6.      Meninggalkan Pelajaran:
    1. Selama jam sekolah siswa tidak diperkenankan meninggalkan kompleks sekolah, kecuali ada panggilan/ijin dari wakasek kesiswaan/petugas ketertiban.
    2. Apabila siswa mempunyai keperluan mendadak dan terpaksa meninggalkan pelajaran/sekolah (karena sakit), siswa yang bersangkutan wajib memberitahu guru serta mendapatkan persetujuan dari petugas ketertiban dan dijemput oleh orang tua/wali.
    3. Siswa yang akan meninggalkan sekolah karena suatu keperluan yang sudah diketahui/direncanakan lebih dahulu, wajib membawa surat permohonan ijin dari orang tua/wali untuk meminta persetujuan dari petugas ketertiban dan wakasek kesiswaan, atau orang tua/wali memohonkan ijin secara langsung kepada wakasek kesiswaan minimal satu hari sebelumnya.
    4. Siswa yang meninggalkan kelas/sekolah pada saat kegiatan belajar mengajar tanpa ijin dianggap membolos.
    5. Siswa yang dikeluarkan dari kelas oleh guru karena masalah tertentu wajib datang melaporkan diri kepada petugas ketertiban beserta tugas dari guru yang bersangkutan.
    6. Siswa yang berhalangan mengikuti pelajaran olahraga wajib menyampaikan surat keterangan dari orang tua/wali atau dokter kepada guru pengampu pelajaran olahraga.

 

  1. 7.      Tidak masuk sekolah:
    1. Apabila siswa berhalangan hadir di sekolah, orang tua/wali memberitahukan sebelumnya kepada sekolah melalui telepon 024-8315988, atau melalui surat. Pada waktu masuk sekolah kembali, siswa diwajibkan lapor dan menyerahkan surat ijin dengan tanda tangan orang tua/wali kepada guru wali kelas.
    2. Apabila siswa absen lebih dari 5 hari berturut-turut, orangtua / wali  diwajibkan melapor kepada Kepala Sekolah. Apabila tidak ada pemberitahuan maka siswa akan diberi sanksi khusus oleh Kepala Sekolah.

 

  1. 8.      Waktu Istirahat:
    1. Siswa tidak diperkenankan keluar dari kompleks sekolah tanpa ijin dari petugas ketertiban.
    2. Semua siswa harus keluar kelas pada saat istirahat. Hal ini dimaksudkan supaya siswa dapat bergaul dengan teman-temannya dan dapat beristirahat dengan sungguh-sungguh.

 

  1. 9.      Pakaian Sekolah
    1. Setiap siswa wajib mengenakan pakaian sekolah secara rapi dan bersih sesuai dengan peraturan sebagai berikut:

No

Hari

Kelas

Pakaian Sekolah

1

Senin

I, II, III, IV, V, VI

Putih merah lengkap (dasi dan topi), sepatu berwarna hitam polos, kaos kaki putih, ikat pinggang warna hitam polos.

2

Selasa

I, II, III, IV, V, VI

Putih merah lengkap, sepatu berwarna hitam polos, kaos kaki putih, ikat pinggang warna hitam polos.

3

Rabu

I, II, III, IV, V, VI

Biru-biru (khas SD PL Santo Yusup), sepatu berwarna hitam polos, kaos kaki putih, ikat pinggang warna hitam polos

4

Kamis

I, II, III, IV, V, VI

Putih- batik Yayasan Pangudi Luhur, sepatu berwarna hitam polos, kaos kaki putih, ikat pinggang warna hitam polos

5

Jumat

I, II, III, IV,  V, VI

Putih-biru berdasi, sepatu berwarna hitam polos, kaos kaki putih, ikat pinggang warna hitam polos

6

Sabtu

I

Kaos olah raga, sepatu berwarna hitam polos, kaos kaki putih

II

Kaos Sayus, sepatu berwarna hitam polos, kaos kaki putih

III, IV

V, VI

Pramuka lengkap/kaos Sayus, sepatu hitam polos, kaos kaki hitam.

 

  1. Setiap siswa wajib mengenakan seragam olahraga, bersepatu warna hitam dan berkaos kaki warna putih ketika sedang mengikuti pembelajaran olahraga praktik. Apabila siswa tidak mengenakan pakaian olahraga, maka tidak diperkenankan untuk mengikuti pelajaran olahraga praktik.
  2. Setiap siswa yang mendapat giliran untuk mengikuti senam pagi (hari Sabtu) wajib mengenakan pakaian olahraga. Apabila tidak mengenakan pakaian olah raga, tidak diperkenankan untuk mengikuti senam pagi.
  3. Ketika siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka, wajib mengenakan seragam pramuka lengkap.
  4. Untuk menjaga kerapian dan kesopanan, panjang rok minimal sebatas lutut.

 

  1. 10.  Keperluan ke Toilet:
    1. Siswa diijinkan ke toilet hanya pada waktu jam istirahat dan sebelum jam masuk/sesudah jam pulang ke sekolah. Guru pengajar di kelas berhak mengijinkan siswa ke toilet asal tidak mengganggu proses belajar mengajar.
    2. Siswa wajib memelihara kebersihan toilet yang digunakan demi kenyamanan bersama.
    3. Siswa dilarang menggunakan toilet guru.

 

  1. 11.  Merusak Inventaris:
    1. Siswa yang merusak inventaris(corat-coret, perusakan, atau sejenisnya yang merugikan) wajib menggantinya dan mendapatkan sanksi yang berlaku di sekolah.
    2. Inventaris milik sekolah hendaknya dirawat, digunakan, dan dihargai sebagaimana mestinya.

 

  1. 12.  Alat-alat permainan:
    1. Siswa tidak diperkenankan membawa barang-barang yang tidak berhubungan langsung dengan kegiatan pembelajaran seperti: kartu permainan, alat permainan, ipod, HP, CD/DVD, korek api, dan segala jenis senjata tajam.
    2. Apabila didapati siswa membawa alat-alat permainan tersebut, guru berhak meminta dan tidak dikembalikan.

 

  1. 13.  Sepatu dan Kelengkapan lain:
    1. Siswa wajib mengenakan sepatu berwarna hitam polos, tali sepatu hitam, berkaos kaki putih dengan pajang minimal 10 cm dari mata kaki, dan tidak berhak tinggi.
    2. Siswa wajib mengenakan ikat pinggang hitap polos dan tidak bervariasi.

 

  1. 14.  Kebersihan Diri:
    1. Rambut:

1)      Putra :

a)      Rambut harus rapi dan bersih. Panjang rambut maksimal, pada saat siswa berdiri tegak sebatas kerah baju.

b)      Potongan rambut harus wajar dan telinga tampak (bukan karena rambut diselipkan di belakang telinga).

c)      Rambut tidak boleh diberi warna selain hitam (natural).

 

2)      Putri:

a)      Rambut harus disisir rapi dan apabila panjangnya melebihi bahu harus dikucir atau menggunakan bando.

b)      Potongan rambut harus wajar dan telinga tampak.

c)      Rambut tidak boleh diberi warna selain hitam (natural), dan tidak mengenakan rambut extention.

 

  1. Kuku:

1)      Kuku setiap siswa harus dipotong rapi dan bersih.

2)      Siswa tidak diperkenankan mewarnai kuku.

 

  1. 15.  Kebersihan:
    1. Siswa dilarang makan dan minum di dalam kelas untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kelas. Siswa dianjurkan untuk dibekali dengan makanan yang cukup atau membeli di kantin sekolah, bukan di luar sekolah yang kurang terkontrol kesehatan makanannya.
    2. Siswa wajib memasukkan sampah pada tempat yang telah disediakan.
    3. Siswa wajib mengembalikan tempat minum pada tempat yang disediakan.
    4. Setiap siswa mempunyai tanggung jawab untuk piket kebersihan di kelas masing-masing sesuai dengan jadwal piket kebersihan kelas.

 

 

  1. 16.  Peralatan sekolah:
    1. Siswa wajib membawa peralatan sekolah selengkap mungkin. Ini untuk menghindari kebiasaan meminjam yang tidak perlu dan akan mengganggu konsentrasi belajar.
    2. Siswa tidak diperkenankan membawa penggaris besi dan tip- ex cair. Untuk menggantikan fungsi tip-ex siswa harap membawa label atau tip-ex label.
    3. Untuk membantu pelaksanaan peraturan ini, petugas ketertiban akan mengadakan pemeriksaan mendadak atas barang bawaan siswa.

 

  1. 17.  Sopan Santun dan Hubungan Kekeluargaan:
    1. Setiap siswa wajib bersikap sopan baik di sekolah maupun di luar sekolah.
    2. Setiap siswa wajib menunjukkan tingkah laku sopan, santun, dan hormat kepada siapa pun. Untuk mengawali hal ini, setiap pagi siswa bersalaman dengan guru yang bertugas memberi salam pagi.
    3. Seluruh warga sekolah mengembangkan budaya senyum, sapa, salam, sayang dengan ketulusan hati serta mengamalkan kata: terimakasih, permisi, maaf, dan tolong sesuai dengan maknanya.

 

  1. 18.  Perselisihan:
    1. Segala pergaulan antar sesama warga sekolah harus berprinsip saling menghormati dan menolong. Oleh karenanya, segala macam bentuk perselisihan harus segera diselesaikan secara kekeluargaan.
    2. Siswa yang terlibat dalam perkelahian dalam bentuk apapun akan mendapat sanksi dari sekolah.

 

  1. 19.  Uang Sekolah, Uang ILP, dan Uang Kegiatan:
    1. Uang sekolah, uang ILP, dan uang kegiatan adalah kewajiban orang tua dalam mensukseskan proses pendidikan anak-anaknya.
    2. Uang sekolah, uang ILP, dan uang kegiatan harus dilunasi selambat-lambatnya tanggal 10 setiap bulannya

 

  1. 20.  Pengantar dan Penjemput:
    1. Pengantar dan penjemput mengantar putra-putrinya dengan  mengenakan pakaian yang rapi dan sopan. Tidak diperkenankan mengenakan celana pendek atau tiga perempat ketika mengantar, menjemput, dan ketika ada keperluan bertemu dengan guru maupun kepala sekolah.
    2. Dalam kerangka membangun kemandirian siswa pengantar dan penjemput siswa hanya diperkenankan untuk mengantarkan atau menjemput siswa sampai pada batas pintu gerbang.
    3. Pengantar atau penjemput siswa yang menunggu siswa selama proses pebelajaran diharapkan untuk menjaga kebersihan dengan cara membuang sampah di tempat yang telah disediakan dan tidak merokok.
    4. Pengantar atau penjemput siswa tidak diperkenankan untuk masuk area dalam sekolah selama proses pembelajaran dan waktu istirahat anak.
    5. Pengantar atau penjemput yang mengantarkan barang anak yang tertinggal dimohon untuk menitipkan barang tersebut kepada petugas satpam. Para siswa akan mengambil sendiri barang tersebut.

 

  1. 21.  Tamu dan konsultasi:
    1. Setiap orang tua siswa berhak untuk mengadakan konsultasi perkembangan siswa kepada sekolah (kepala sekolah, wali kelas, guru mata pelajaran).
    2. Setiap tamu yang hendak menemui tenaga pendidik atau kependidikan, dimohon untuk melaporkan diri pada petugas satuan pengamanan (satpam) atau staff tata usaha dan menunggu di ruang tamu. Hal ini dimaksudkan untuk kenyamanan semua pihak.

 

  1. 22.  Hukuman dan Sanksi:

Apabila ternyata sikap, tindakan, dan perkataan siswa tidak sesuai dengan dasar dan tujuan umum SD Pangudi Luhur Santo Yusup beserta tata tertib yang berlaku, serta mengganggu kepentingan umum, siswa mendapatkan sanksi berupa:

  1. Peringatan lisan
  2. Membuat pernyataan tertulis
  3. Skorsing
  4. Dikeluarkan dari sekolah
  5. Sanksi edukatif lain menurut kebijakan sekolah.





^:^ : IP 54.145.83.79 : 1 ms   
SD PANGUDI LUHUR ST. YUSUP
 © 2018  http://styusup-smg.pangudiluhur.org/