SD PANGUDI LUHUR ST. YUSUP
SD Pangudi Luhur St. Yusup - Jalan Mataram 874 Semarang, Jawa Tengah - Indonesia  Telp. 024 8315988
Rabu, 20 September 2017  - 1 User Online  
BERANDABUKU TAMUHUBUNGI KAMI 



PROFIL
SEJARAH SINGKAT SD PANGUDI LUHUR SANTO YUSUP SEMARANG

Sekolah Dasar Pangudi Luhur Santo Yusup berdiri pada tahun 1920 atas prakarsa pemerintah Belanda dengan nama Santo Yosef. Sekolah ini mula-mula hanya diperuntukkan bagi anak-anak Belanda dan segelintir anak pribumi yang kaya serta beberapa anak keturunan Tionghoa. Sejak awal berdirinya, SD Santo Yosef ini terkenal akan kedisiplinannya dan hasil outputnya.

Seiring dengan perkembangan politik, terlebih dengan berkobarnya Perang Asia Timur Raya yang dipelopori bangsa Jepang, sekolah ini akhirnya terganggu pula proses belajar mengajarnya. Pada masa pendudukan Jepang di Indonesia, sekolah Santo Yosef ini difungsikan sebagai tempat penahanan tentara-tentara Belanda yang ditawan oleh Jepang.

Tanggal 1 November 1947, dengan SPH OO Semarang No. 2.089/47/I-50 P+5 Hoofs Onderwysdeiem, sekolah ini dibuka kembali di bawah naungan Yayasan Kanisius yang berpusat di Gedangan dengan nama : SN YUSUP SRK VI.

Tanggal 6 Oktober 1954, SN Yusup SRK VI ini diserahkan oleh Yayasan Kanisius kepada Yayasan Pangudi Luhur yang berpusat di Jalan Dokter Sutomo 4 Semarang. Penyerahan ni dituangkan dalam Akta Notaris No. 16 oleh Notaris Tan A Sioe.

Adapun pengurus Yayasan Pangudi Luhur pada waktu itu adalah :

  1. Ketua     : Y. Sadino, Alamat   : Jln. DR. Sutomo 4 Semarang
  2. Penulis   : P. Winarto, Alamat : Jln. DR. Sutomo 4 Semarang
  3. Anggota : A. Murjimin, Alamat : Jln. Mgr. Sugiyopranoto 191 Ambarawa
  4. Anggota : AD. Hartoyo, Alamat : Jln. Kartini 2 Muntilan
  5. Anggota : H. Sukardiyanto, Alamat : Jln. P. Senopati 16 Yogyakarta


Pada tahun 1962, nama SN YUSUP SRK VI diubah namanya menjadi SD Santo Yusup dan pada tahun 1965 berubah lagi menjadi SD Santo Yusup Bersubsidi Yayasan Pangudi Luhur. Seiring dengan perkembangan jaman, sekolah ini kini terkenal dengan nama SD Pangudi Luhur Santo Yusup.

Kepala sekolah yang pernah berkarya dan memimpin di SD PL Santo Yusup ini adalah :

  1. Br. Goentram Tahun 1947 – 1951
  2. Br. Zegers (Heraclius) Tahun 1952 – 1957
  3. Br. PJ. Vergouw (Gabianus) Tahun 1958 – 1963
  4. Bp. T. Sunarto Tahun 1963 – 1978
  5. Bp. E. Susanto Tahun 1979 – 1996
  6. Bp. Drs. T. Sugeng Siswanto Tahun 1996 – 2000
  7. Bp. F.X. Kliwantara Tahun 2000 – 2003
  8. Br. Antonius Suraji Tahun 2003 – 2004
  9. Br. Ignatius Dalimin Tahun 2004 – 2007
  10. Br. Teguh Raharjo Tahun 2007 – 2008
  11. Br. Herman Yosef Sagiman Tahun 2008 - sekarang


Para Bruder FIC yang pernah berkarya membantu proses pendidikan di SD PL Santo Yusup sejak tahun 1970 adalah : Br. PC. Mukardi, Br. Petrus Paijan, Br. Stefanus, Br. Martinus Martono, Br. Yohanes Sumardi, Br. Yustinus Adrianto, Br. Antonius Suraji.

Dalam perkembangannya SD Pangudi Luhur Santo Yusup semakin tumbuh berkembang, berkualitas dan semakin dicintai oleh masyarakat. Hal ini nampak dengan adanya pertambahan jumlah siswa dari tahun ke tahun. Semula SD PL Santo Yusup ini hanya terdiri dari 2 kelas paralel, namun sejak tahun pelajaran 1984-1985 dibuka kelas C dan pada tahun pelajaran 1988-1989 dibuka lagi kelas D. sekarang SD Pangudi Luhur Santo Yusup terdiri dari 4 kelas paralel A, B, C, dan D dengan jumlah kelas seluruhnya 24 kelas.

Berkat peran orang tua murid, sekolah dan masyarakat, sekolah ini semakin hari semakin berkembang. Proses Belajar – Mengajarnya semakin terarah, terpimpin, terpadu dan terorganisir sehingga mampu mencetak siswa – siswi yang berkualitas tinggi, beriman, berbudi pekrti luhur dan peka terhadap sesama. Dengan motto “Sekolahku Rumahku”, kebersamaan pendampingan antara seluruh komponen yang terlibat di dalamnya, sekolah ini sungguh menjadi dambaan masyarakat untuk mengantarkan putra – putrinya ke arah masa depan yang lebih baik. Sarana fisik sekolah yang kian menarik, sarana prasarana yang semakin lengkap dan totalitas pelayanannya sungguh membantu para peserta didik untuk mengembangkan potensi, bakat, minat dan kemampuan lain yang dimiliki. Proses belajar mengajarnya semua dapat terselenggara pagi hari dan tidak ada lagi siswa yang masuk siang. Semua ini dapat terwujud berkat kepedulian dan peran serta orang tua murid yang mampu membangun kemitraan dengan sekolah maupun yayasan.






^:^ : IP 54.224.49.217 : 2 ms   
SD PANGUDI LUHUR ST. YUSUP
 © 2017  http://styusup-smg.pangudiluhur.org/